Download PDF

PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (PERSERO)

Optimis dan Fokus dalam Meningkatkan Pembiayaan Perumahan di Masa Depan

Kinerja Keuangan

Kinerja Keuangan SMF tahun 2017 menunjukan pertumbuhan yang baik dibandingkan periode tahun sebelumnya. Perseroan berhasil mencatat pertumbuhan aset sebesar 19,4% menjadi Rp15,7 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp13,1 triliun. Pertumbuhan aset tersebut ditopang oleh aktivitas penyaluran pinjaman yang tumbuh signifikan sebesar 33,4% yoy menjadi Rp11,1 triliun pada tahun 2017 dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp8,3 triliun dengan pertumbuhan hanya 6,1% yoy. Disamping itu, nilai sekuritisasi berhasil tumbuh sebesar 14,0% menjadi Rp8,16 triliun. Sementara itu, nilai ekuitas Perseroan juga tumbuh 20,7% menjadi Rp7,87 triliun pada tahun 2017. Pertumbuhan ini ditopang oleh penerimaan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebagai bukti dukungan kuat dari Pemerintah dan kenaikan saldo laba yang sejalan dengan perbaikan profitabilitas Perseroan.

Sejalan dengan ekspansi bisnis yang berkelanjutan oleh SMF, Perseroan mampu membukukan kenaikan laba bersih tahun berjalan sebesar 25,3% menjadi Rp397,4 miliar pada tahun 2017. Kenaikan ini terutama ditopang oleh peningkatan pendapatan usaha menjadi Rp1,18 triliun dengan pertumbuhan sebesar 20,31%. Perbaikan kinerja keuangan yang membaik pada tahun 2017 mendorong perbaikan rasio-rasio keuangan Perseroan di antaranya:

  1. Rasio Penyaluran Dana terhadap Jumlah Modal Disetor naik menjadi 7,13x dari 6,85x tahun 2016
  2. Perbaikan struktur modal dengan rasio hutang terhadap ekuitas turun menjadi 1,54x pada tahun 2017 dari 1,63x
  3. Rasio lancar naik menjadi 750,84% di tahun 2017 dari 322,11% setahun sebelumnya
  4. Rasio kas menguat menjadi 368,83% dari 142,20% pada tahun 2016
  5. Rasio laba terhadap pendapatan membaik menjadi 2,54% pada tahun 2017 dari 2,42% pada tahun sebelumnya

Kilas Kinerja 2017

Peristiwa Penting 2017

  • 25 Januari

    Peluncuran KPR SMF dan Penendatanganan MoU Kerjasama dengan Perusahaan Pembiayaan

  • 9 Februari

    SMF mendapatkan peringkat tertinggi IdAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), baik untuk surat utang yang diterbitkan maupun untuk peringkat Korporasi.

  • 3 Maret

    SMF menerbitkan obligasi senilai Rp1,677 triliun dengan rating IdAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

  • 27 Maret

    SMF menggelar Investor Gathering bertema “Peran Perusahaan Pembiayaan Sekunder Perumahan dalam Program Pemerintah” yang dihadiri oleh Menteri Keuangan, Ibu Sri Mulyani Indrawati.

  • 2 Mei

    SMF bekerjasama dengan Bank BTN menerbitkan Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) senilai Rp1 triliun.

  • 7 Agustus

    Penyerahan dan Penandatanganan Komitmen SOP KPR BPD SMF, dan KMK-KP SMF kepada 25 BPD di Indonesia. Penyerahan dilakukan oleh Dirjen Pembiayaan Perumahan, Kementerian PUPR, Lana Winayanti.

  • 4 September

    Penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas), terkait Percepatan Realisasi KPR FLPP dan KPR BPD dalam Mendukung Program Satu Juta Rumah.

  • 7 September

    SMF menjadi tuan rumah penyelenggaraan 4th Asian Fixed Income Summit (AFIS) 2017 yang bertema “ Asia Invesment Destination” yang dihadiri oleh lebih dari 300 orang peserta dari dalam dan luar negeri. Serta delegasi anggota Asia Secondary Mortgage Association (ASMMA). Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Menteri Keuangan RI yang diwakili oleh Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso yang diwakili oleh Wakil Ketua Dewan Komisaris OJK Ibu Nurhaida, serta Menteri PUPR, Basuki Hadimuldjono yang diwakili oleh Dirjen Pembiayaan Perumahan Ibu Lana Winayanti.

  • 8 September

    SMF menjadi tuan rumah pertemuan tahunan anggota ASMMA. Pada kesempatan tersebut Perseroan dipilih menjadi menjadi chairman ASMMA yang memiliki otoritas untuk mengkoordinasikan seluruh informasi dan kegiatan yang dilakukan oleh anggota ASMMA, termasuk mengelola sarana komunikasi hingga melakukan perencanaan ASMMA tahun berikutnya.

  • 18 Oktober

    SMF meluncurkan SOP PPR Syariah di Pull Man Hotel Jakarta

Profil Manajemen

Laporan Dewan Komisaris

Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,

Ijinkan kami mengawali dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat-Nya, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) sekali lagi mampu melewati tahun cukup menantang dan mencatat kinerja yang cukup membanggakan bila mengingat berbagai kendala yang mewarnai perjalanan usaha Perseroan di sepanjang tahun 2017.

Selanjutnya, perkenankan kami selaku Dewan Komisaris untuk menyampaikan pokok-pokok Laporan Pengawasan terhadap operasional Perseroan di tahun buku 2017 yang merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris.

KONDISI LINGKUNGAN EKSTERNAL

Operasional PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) pastinya tidak akan bisa dilepaskan dari kondisi lingkungan eskternal Perseroan. Perkembangan ekonomi makro baik di tingkat global maupun di tingkat nasional akan memiliki pengaruh, baik langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja Perseroan. Karena itu, dalam menyampaikan laporan ini, Dewan Komisaris juga mempertimbangkan aspek lingkungan eksternal sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi operasional Perseroan pada tahun buku yang berakhir 31 Desember 2017.

Selengkapnya

Laporan Direksi

Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,

Puji dan syukur kami panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Kuasa yang senantiasa melimpahkan rahmat dan petunjuk- Nya sehingga PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) dapat melalui tahun 2017 dengan hasil yang baik dan memperoleh sejumlah kemajuan. Sebagai salah satu wujud pertanggungjawaban Direksi dalam mengelola perusahaan sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, ijinkan kami menyampaikan pencapaian kinerja Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada 31 Desember 2017 dalam bentuk Laporan Tahunan kepada Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan lainnya. Laporan ini juga merupakan bagian dari penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik.

KONDISI MAKRO EKONOMI

Sebagai bagian dari masyarakat ekonomi dunia, kinerja perekonomian Indonesia juga terpengaruh oleh kondisi ekonomi global. Di tahun 2017, kondisi ekonomi global mulai menunjukan sejumlah perbaikan. Hal ini ditandai dengan perbaikan ekonomi di negara-negara maju dan penguatan peran ekonomi dari negara-negara berkembang.

Tiongkok dan Amerika Serikat yang menjadi motor pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2017 berhasil membukukan pertumbuhan ekonomi yang positif.

Selengkapnya